Skip to main content

Duhai Cintaku

Pict By ; cerpenislami.com 

Karena malam adalah inspirasi
Karena hujan adalah berkah
Karena sinar adalah penerang jalan
Karena cinta adalah segalanya

Merah merona pipi-mu
Saatku lukiskan kata pujian
Berhamburan lari keluar mencari celah
Dan karena cinta adalah nestapa

Kebohongan bukanlah sifat terpuji
memandangmu tanpa arah
Bukanlah kemauanku untuk begitu
Dan karena cinta adalah dilema

Di rundung gelisah dan sunyi
Saat timbul datang tak terduga
Yakinlah hanya kamu seorang saja
Dan karena cinta adalah kesetian

Cintaku bukanlah bayangan
Cintaku bukanlah candaan
Cintaku bukanlah celaan
Cintaku adalah tulus dan sepi

Betapa sering mengadu padaNya
Banyak yang mudah mencinta dan melupa
Betapa sering mengusikNya
Cintaku masih saja seperti ini

Mencintainya dalam diam
Mencintainya dalam sadar
Mencintainya dalam kasih

Karena cinta akan buat makhluk tak berdaya
Relakan benih-benih kebahagian

Pasrahkan hati terlantar dalam padang pasir

panas
perih
Rapuh

Duhai cintaku
Terimalah aku apa adanya


Ruang Kosong
04/05/2017
Hamdan Ns

Comments

Popular posts from this blog

3 Keutamaan Puasa Asyuro di Bulan Muharrom

https://loveinshallah.com

Jokowi Restui Revisi UUD KPK, Ada Apa?

#SaveKPK By ; kompas.com

Senandung Kasih

Pict By ; hipwee.com Berat untuk melepasmu pergi, sayangku Tiada derai senyum manismu Sepilah hati di buatnya Kan kudo'akan sepanjang jalanmu Agar Malaikat selalu hadir menjaga Saat langkah kaki lewati pagar rumah Ketika bekalmu terguncang di jalanan Ku lihat wajah sumringah melekat Terlukis indah di sudut mata Hatiku kosong dan gelisah Lekas aku panjatkan do'a Beratus kali do'a Beribu kali do'a-do'a Tak kenal lelah lidah ini mengucap Tak sehari terlewat terus merindukan Sayangku, Terdengar berita tempatmu pergi Bergetarlah detak jantung berpacu Bagaimana kabarmu ? Sudahkah makan hari ini ? Masihkah nyamuk nakal menggigitmu ? Dan pertanyaan lain menyergap datang Kasihku, Ketika sukses mu telah di raih Pulanglah kembali, Nak Dekap Ibu tua renta termakan usia ini Ibu selalu setia menunggu Hingga napas terakhir Hingga maut menjemput Jangan buang kasih sayang terpinggirkan setulus-tulusnya Ibu merestuimu, Nak Hanya kamu anakku, Terkasih Ruang Kosong Pagi Berkabut H...