Skip to main content

Izinkan Aku Bercinta


Kasihanlah dia yang sujud pada Mu
Sekedarnya saja berlalu
Alunan lafadz Mu
Tidak sampai menggoncang Arasy

Langkahku gamang
Tidak tentu arahnya
Hatiku gelisah
Mencari dalam kebimbangan

Terpujilah Dia yang telah mencipta
Berpasang-pasangan
Masyuk dalam bercinta
melupakan Mu

Pandangku nanar
Mungkin pulang jalan terbaik
Aku di landa rindu
Betapa sakit di rasa

Insan mana yang tak cemburu
Bercanda dan bercinta setiap saat
Sabda Mu di bacai
Menangis di paduan Mu
Meraung-raung

Salahku apa Tuhan
Kau sayat aku dengan luka
Mungkin aku yang buat luka
Sesak terasa dalam jiwa
Sembuhkanlah walau sesaat

Biar ku hirup segarnya udara
Biar ku kecap manisnya madu
Biar ku rasa nikmatnya hidup Tuhan
Kepada Mu hamba mengabdi
Hidup dan mati ku
Kepada Mu hamba kembali
Jiwa dan raga ku hanya milik Mu


Kamis, 23 Februari 2017
Maghrib kelabu
Ruang kosong-Bantulan Janti
Hamdan Ns

Comments

Popular posts from this blog

3 Keutamaan Puasa Asyuro di Bulan Muharrom

https://loveinshallah.com

Jokowi Restui Revisi UUD KPK, Ada Apa?

#SaveKPK By ; kompas.com

Senandung Kasih

Pict By ; hipwee.com Berat untuk melepasmu pergi, sayangku Tiada derai senyum manismu Sepilah hati di buatnya Kan kudo'akan sepanjang jalanmu Agar Malaikat selalu hadir menjaga Saat langkah kaki lewati pagar rumah Ketika bekalmu terguncang di jalanan Ku lihat wajah sumringah melekat Terlukis indah di sudut mata Hatiku kosong dan gelisah Lekas aku panjatkan do'a Beratus kali do'a Beribu kali do'a-do'a Tak kenal lelah lidah ini mengucap Tak sehari terlewat terus merindukan Sayangku, Terdengar berita tempatmu pergi Bergetarlah detak jantung berpacu Bagaimana kabarmu ? Sudahkah makan hari ini ? Masihkah nyamuk nakal menggigitmu ? Dan pertanyaan lain menyergap datang Kasihku, Ketika sukses mu telah di raih Pulanglah kembali, Nak Dekap Ibu tua renta termakan usia ini Ibu selalu setia menunggu Hingga napas terakhir Hingga maut menjemput Jangan buang kasih sayang terpinggirkan setulus-tulusnya Ibu merestuimu, Nak Hanya kamu anakku, Terkasih Ruang Kosong Pagi Berkabut H...